Recent in Fashion

Best Seller Books

Bupati Riyanto Pamungkas Serap Aspirasi di Ngopi Serasi Pekon Fajarmulya

thumbnail

Bhayangkara Nusantara - Pembaharuan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif terus digaungkan di Kabupaten Pringsewu. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah program “Ngopi Serasi” (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi) yang kini telah memasuki edisi ke-15. Pada Jumat, 6 Februari 2026, suasana keakraban terasa di Pekon Fajarmulya, Kecamatan Pagelaran Utara, saat Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas didampingi Wakil Bupati Umi Laila, S.Ag., bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat setempat. Pertemuan santai namun penuh makna ini menjadi jembatan penting antara pemerintah daerah dan warganya, membuka ruang bagi penyampaian aspirasi secara transparan dan konstruktif, serta mempererat ikatan antara pemimpin dan rakyat.

Kegiatan strategis ini tidak hanya dihadiri oleh pucuk pimpinan daerah, tetapi juga turut melibatkan berbagai elemen penting dari jajaran pemerintahan dan masyarakat. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, jajaran staf ahli dan asisten bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan, para camat, kepala KUA Kecamatan Pagelaran Utara, Kepala Pekon Fajarmulya Sanuri, Ketua Badan Hippun Pekon (BHP), serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Kehadiran multi-stakeholder ini menegaskan bahwa Ngopi Serasi adalah platform kolaboratif yang dirancang untuk menyerap beragam perspektif dan isu yang berkembang di tengah masyarakat Pringsewu, bukan sekadar agenda seremonial.

Dalam sambutannya yang hangat, Bupati H. Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan luar biasa dari pemerintah pekon dan seluruh warga Fajarmulya. Beliau menegaskan bahwa Ngopi Serasi adalah manifestasi konkret dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif dan berkelanjutan. “Program ini kami hadirkan sebagai wadah bagi masyarakat untuk tanpa ragu menyampaikan berbagai persoalan, tantangan, dan kebutuhan yang ada di lingkungan masing-masing. Bersama-sama, kita akan mencari solusi yang paling bijak dan berkelanjutan demi kemajuan Pringsewu,” ujarnya, menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam setiap proses pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Bupati Pringsewu menyoroti esensi kolaborasi sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta adalah fondasi yang tak tergantikan untuk mencapai tujuan pembangunan yang merata. “Pringsewu adalah rumah kita bersama, milik kita semua. Hanya dengan kebersamaan dan semangat kolaborasi yang kuat, kita optimis dapat mewujudkan visi 'Pringsewu Makmur', yakni Pringsewu yang mandiri, aman, kondusif, maju, unggul, dan religius,” tegasnya, memotivasi seluruh pihak untuk bersatu padu demi kemajuan daerah yang berkesinambungan.

Respons positif pun mengalir dari masyarakat Pekon Fajarmulya selama sesi dialog. Mereka menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Pringsewu atas perhatian serius pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur vital. Secara khusus, warga menyoroti perbaikan jalan penghubung Bayumas–Way Kunir yang kini telah mulus. Perbaikan ini bukan hanya sekadar fasilitas fisik, melainkan telah memberikan dampak signifikan dalam menunjang aktivitas ekonomi lokal, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak, serta meningkatkan mobilitas masyarakat sehari-hari, membuktikan bahwa investasi infrastruktur memiliki multiplier effect yang besar dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Menutup kegiatan, Bupati H. Riyanto Pamungkas memastikan bahwa program Ngopi Serasi akan terus berlanjut. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan program ini secara berkelanjutan dan bergilir di setiap pekon di Kabupaten Pringsewu,” imbuhnya, menekankan upaya pemerintah dalam memperkuat partisipasi publik dan memastikan setiap suara didengar. Kegiatan di Fajarmulya ditutup dengan sesi dialog interaktif yang hidup dan produktif, di mana berbagai aspirasi masyarakat dicatat secara cermat dan dipastikan akan ditindaklanjuti secara serius oleh perangkat daerah terkait. Ini menegaskan bahwa Ngopi Serasi bukan sekadar ajang mendengarkan, melainkan sebuah proses nyata menuju pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Dengan berbicara di belakang, berarti kau cukup menghargai keberadaanku untuk tidak bertingkah di depan mukaku."

Related Posts

0 Komentar

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Parallax

PASANG IKLAN ADSENSE
DISINI
YANG SUDAH DIPARSE

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel